Guardiola Buka Suara Kenapa Manchester City Dilumat Leicester

Pep Guardiola mengakui Manchester City kehilangan kepercayaan diri saat dilumat Leicester City dengan skor 2-5 di Etihad Stadium, Minggu 27 September 2020. Bahkan Guardiola menyebut pemainnya bermain dengan rasa gugup dan cemas di pertandingan tersebut.

Striker Leicester, Jami Vardy betul-betul jadi momok bagi lini pertahanan The Cityzen dalam pertandingan pekan ke-3 Liga Inggris 2020/21. Vardy sukses mencetak hattrick di laga tersebut. 2 gol lainnya dicetak oleh Yourii Tielemans dan James Maddison.

Untuk Manchester City, ini adalah pertama kali mereka kemasukan 5 gol di markas sendiri sejak 17 tahun silam. Kekalahan itu juga jadi tamparan keras untuk mereka dalam persainga meraih trofi Liga Primer Inggris musim ini.

Bermain Bagus tapi Kurang Tenang

Di pertandingan itu, sebetulnya City unggul cepat lewat Mahrez di menit ke 4’. Tapi, mereka justru tak kunjung mencetak gol kembali meski mendominasi. Akhirnya mental mereka runtuh selepas The Foxes menciptakan 4 gol beruntun.

“Kami tak membuat banyak peluang serta mulai berpikir bahwa kami tak bermain baik. Kami memberikan tekanan kepada diri sendiri untuk membuat gol kedua, namun kami perlu ketenangan diri,” ujar Pep Guardiola dilansir dari The Telegraph.

“Kami sangat cemas, gugup saat tak bisa membuat peluang. Aku bilang ketika halftime jika mereka bermain baik, selalu berusaha serta sisanya akan ada dalam genggaman kami.”

“Kemudian kami justru kemasikan tiga gol, jadi semuanya jadi tambah sulit,” cetus Guardiola.

Terima Kekalahan

Guardiola mengatakan jika skema bertahan yang digunakan Leicester begitu menyulitkan.

“Mereka bertahan sangat dalam. Saat hal semacam ini terjadi dalam laga-laga sebelumnya, kita menang meski dengan skor kecil. Kami tak punya pemain yang bisa menyerang dalam area penalti.”

Lihat Juga:  Daripada Rakus Cari Pemain Depan, Chelsea Harus Boyong Kiper Baru

“Rasanya cukup sulit saat lawan bermain terlalu dalam dan tak banyak maju. Kami perlu lebih sabar, tak mengejar gol. Kekalahan ini sungguh berat, tidak mudah diterima, namun kami wajib menerima ini,” tandas Guardiola.

Ini jadi pekerjaan yang besar bagi Guardiola untuk mencari pemain anyar sebelum jendela transfer musim panas ini berakhir.

Random Posts