Inter di Ambang Scudetto, Conte Cium Pemain Usai Tekuk Cagliari: Ini Hadiah!

CAGLIARI – Inter Milan di ambang juara Serie A musim ini seusai mengalahkan Cagliari 1-0 pada giornata ke-30 Serie A Italia 2020/2021. Inter kokok di puncak klasemen dengan koleksi 74 poin atau unggul 11 angka dari AC Milan di peringkat 2.

Nerazzurri -julukan Inter Milan- semakin dekat dengan Scudetto pertama mereka sejak 2010. Jika mampu menjuarai Serie A musim ini, Inter akan memutus dominasi Juventus yang menjadi kampiun dalam sembilan musim terakhir.

Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, bangga dengan perkembangan timnya yang bisa mengganggu dominasi Juventus. Conte pun merayakan kemenangan atas Cagliari dengan selebrasi meriah.

Menurut Conte selebrasi itu sebagai “hadiah” bagi tim setelah Inter menang atas Cagliaro berkat gol Matteo Darmian. Darmian memanfaatkan umpan silang Achraf Hakimi ke tiang jauh 13 menit jelang bubaran.

Conte bereaksi terhadap gol tersebut dengan berlari di pinggir lapangan dan melompat ke kerumunan perayaan dengan para pemainnya sebelum kemudian mencium Hakimi yang memberi assist pada Darmian.

“Saya selalu stres, tetapi perayaan itu adalah hadiah bagi para pemain, seperti juga ciuman untuk (Achraf) Hakimi,” kata Conte kepada DAZN seperti dilansir livescore.com.

“Saya tidak menganggap diri saya sebagai kakak, tetapi saya sering mencium dahi mereka, mereka tahu kasih sayang yang saya miliki untuk mereka dan bahwa saya siap untuk menceburkan diri ke dalam api untuk mereka. Hakimi pantas mendapatkannya, seperti halnya Darmian.”

“Saya terus mengulangi hal yang sama. Pertandingan menjadi lebih sedikit dan kemenangan mulai bernilai enam poin.”

AC Milan sempat memberikan tekanan dengan mengalahkan Parma pada hari Sabtu, dan Conte yakin respons kemenangan Inter bernilai dua kali lipat dengan hanya delapan pertandingan tersisa di musim ini.

Lihat Juga:  Pemenang dan Pecundang Laga Liverpool vs Chelsea: Firmansah Dibungkus Trio Bek The Blues

“Milan menang di Parma dan penting bagi kami untuk menjaga jarak di puncak, tetapi sekarang kami sudah terbiasa dengan situasi seperti ini.”

“Bagi banyak orang, ini adalah pertama kalinya mereka bermain di bawah tekanan ini dan harus menang karena yang lain meraih poin, tetapi saya sangat puas dengan kemajuan orang-orang ini.” (sindonews.com)

Random Posts