Rio Ferdinand Jelaskan Apa Kesalahan Taktik Man City Tadi Malam

Kesalahan pemilihan taktik Pep Guardiola menjadi sebab kekalahan mengejutkan Manchester City di tangan Lyon pada laga perempat final Liga Champions Minggu (16/8) dini hari, menurut Rio Ferdinand.

Manajer Catalonia itu secara mengejutkan menurunkan formasi yang tidak biasa 3-5-2, dengan Eric Garcia di pusat pertahanan, menempatkan Rodri di depan tiga bek sejajar, dan Raheem Sterling serta Gabriel Jesus bermain bersama sebagai duet penyerang. Sementara itu sejumlah pemain kreatif semacam David Silva, Bernardo Silva, dan Riyad Mahrez justru ditinggalkan di bangku cadangan, yang akhirnya berdampak buruk terhadap alur permainan mereka.

The Citizens gagal menciptakan peluang berarti selama 45 menit pertama, membuat beberapa pemain kebingungan dengan taktik baru mereka, dan akhirnya membiarkan Maxwel Cornet memanfaatkan ruang kosong sangat lebar di lini belakang Manchester City untuk membuka keunggulan pada menit ke-24.

Manchester City kemudian tampil lebih baik pada babak kedua ketika kembali ke formasi asli mereka 4-3-3 dan berhasil menyamakan kedudukan melalui Kevin de Bruyne. Sayang, masuknya Moussa Dembele dan dua kesalahan pemain The Skyblues kemudian membuat gawang Ederson Moraes harus kebobolan dua gol pada 11 menit terakhir dan kalah 3-1.

Legenda United Rio Ferdinand pun mengecam taktik baru Pep Guardiola sebagai biang kekalahan mengejutkan mereka melawan Lyon.

“Saya benar-benar terkejut. Kita telah berbicara tentang pertandingan sebelumnya, City menjadi favorit terkuat turnamen ini mengingat standar pemain yang mereka miliki di skuad mereka, tetapi mereka tidak pernah tampil sesuai yang diharapkan hari ini,” kata mantan bintang Manchester United itu kepada BT Sport. “Kami membicarakannya pada babak pertama, Pep Guardiola mengutak-atik formasinya, bermain-main dengan susunan pemain.”

Lihat Juga:  Lewandowski dan Gnabry Lampaui Rekor Gol Ronaldo dan Bale di UCL

“Menurut saya, pemainnya yang paling kreatif justru berada di luar lapangan dan kami melihat ketika Riyad Mahrez masuk, mereka tampak menjadi tim yang jauh lebih baik, satu tambahan pemain kreatif dari mungkin tiga atau empat pemain pemain kreatif yang biasanya ada dalam line up Manchester City.”

“Saya pikir Pep Guardiola harus menyalahkan dirinya sendiri dalam hal seleksi timnya dan cara dia mengubah formasi. Anda membutuhkan pemain kreatif untuk menarik keluar pemain lawan, menciptakan ruang kosong bagi para pelari untuk kemudian masuk ke pertahanan dan mereka tidak melakukannya cukup sering pada laga ini.”

Random Posts